jenis dan ukuran kawat loket

3 JENIS KAWAT LOKET DAN UKURAN KAWAT LOKET DI PASARAN

JENIS KAWAT LOKET

Kawat loket adalah salah satu jenis wiremesh atau kawat logam yang digunakan untuk berbagai kebutuhan. Dalam pembuatannya, kawat loket dilas antara satu dengan lainnya agar saling menempel dan membentuk pola kotak-kotak yang tentunya sudah sangat familiar di mata Anda.

 

Proses pengelasannya pun dilakukan secara cermat dengan kualitas pengerjaan yang sangat baik. Dengan begitu, meskipun lembaran kawat loket dipotong-potong jadi beberapa bagian pada komponen tengah ruas kotaknya sekalipun, kawat loket tidak akan pernah lepas dari sambungan yang sudah dilas tersebut.

KAWAT LOKET BERDASARKAN MATERIALNYA

Di pasaran, Anda bisa temukan beragam jenis kawat loket, baik itu dari segi ukuran ketebalan kawat logam yang digunakan, ukuran ruas kotaknya, maupun material. Tapi, secara umum, Anda bisa kategorikan jenis kawat loket dengan mudah berdasarkan jenis materialnya sebagai berikut ini.

1. Kawat Loket PVC

Meskipun jenis kawat loket pada umumnya terbuat dari logam, perkembangan teknologi saat ini membuat kawat loket ikut berkembang, terutama dari segi material yang digunakan. Salah satunya adalah kehadiran kawat loket PVC sebagai salah satu pilihan alternatif, kawat loket pvc di pasaran yang juga telah menjadi opsi favorit di masyarakat.
Meski begitu, material PVC ini tidak serta-merta menggantikan material logam yang digunakan. Sebab, PVC digunakan sebagai pelapis pada sisi luar untuk menutupi kawat logam yang digunakan. Di samping menjadi pelindung, lapisan PVC ini juga bermanfaat untuk memberi warna pada kawat loket agar nampak menarik.

2. Kawat Loket Galvanis

jenis kawat loket

Galvanis adalah proses di mana zinc digunakan sebagai material untuk coating atau pelapis logam, yang juga dapat diterapkan pada pembuatan kawat loket galvanis. Hasilnya adalah kawat loket galvanis ini. Anda pun bisa temukan dua jenis kawat loket galvanis dari permukaannya: permukaan yang berkilau dan permukaan yang lebih matte. Hal ini disebabkan oleh jenis pemrosesan yang dilakukan oleh produsen dalam memberikan pelapis galvanis pada kawat loket galvanis.

3. Kawat Loket Stainless Steel

Sementara itu, jenis kawat loket stainless steel bisa dibilang sebagai jenis kawat loket dengan material yang paling berkualitas di industri. Pasalnya, kualitas kawat loket stainless steel yang satu ini sebenarnya sudah tak perlu diragukan lagi – stainless steel adalah bahan logam yang tahan korosi, punya penampilan menarik dan kesan elegan, dan kokoh. Dibandingkan dengan kawat loket PVC maupun kawat loket galvanis, kawat loket stainless steel biasanya dibanderol dengan harga yang lebih mahal.

UKURAN KAWAT LOKET DIPASARAN

ukuran kawat loket

Pada dasarnya, Anda bisa temukan begitu banyak pilihan kawat loket berdasarkan ukuran kawat loket di pasaran. Pasalnya, selain ukuran kawat loket standar yang sudah dibuat oleh pabrik kawat loket dan bisa langsung Anda pilih dari toko bahan bangunan, Anda pun sebenarnya juga bisa memesan ukuran kawat loket dengan ukuran kustom sesuai dengan kebutuhan Anda, lho!

Sementara itu, secara umum, ukuran kawat loket di pasaran biasanya ditentukan oleh jarak ruas antar kotak, alias wire spacing, serta diameter kawat yang digunakan. Ukuran kawat loket standar untuk jarak ruas antar kotak adalah 1 inci, atau 2,54 cm. Di samping itu, Anda juga bisa temukan ukuran jarak ruas 1/2 inci atau bahkan 1/4 inci di pasaran. Meski begitu, sekali lagi Anda juga bisa memesan kawat loket dengan jarak ruas yang lebih sempit atau lebar dari ukuran kawat loket standar.

Sedangkan untuk diameter kawatnya, pilihannya juga tak kalah bervariasi. Biasanya, diameter kawat ini berkaitan dengan kekuatan dari kawat loket itu sendiri. Jadi, makin tebal diameter kawat yang digunakan, secara umum makin kuat dan kokoh pula kawat loketnya. Dan di pasaran, ukuran diameter kawat biasanya menggunakan standar ukuran millimeter (mm).

PENGGUNAAN KAWAT LOKET

Pada dasarnya, jenis kawat loket galvanis, kawat loket pvc, dan kawat loket stainless steel sangat cocok digunakan untuk kebutuhan yang masuk ke dalam pekerjaan heavy duty, di mana material yang dibutuhkan adalah material yang kokoh. Contohnya untuk membuat pagar dan kandang hewan.

Di samping itu, beberapa contoh lain penggunaan kawat loket meliputi:

  • Rak dan penyimpanan, terutama di bidang konstruksi dan industri.
  • Pemisah ruangan di bidang industri untuk memisahkan area mesin dengan area untuk klien.
  • Loker penyimpanan.
  • Kandang di peternakan, klinik, maupun tempat penampungan hewan terlantar.
  • Pagar rumah.
  • Dekorasi, seperti hiasan di taman, teralis, dan kandang burung.
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp
Share on email

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *